Pages - Menu

Selasa, 8 Mac 2016

Novel Hujan, Tere Liye


Saya suka hujan. Seringkali buat saya teringat akan kenangan. Atau hanya buat saya tenang.
Macam Lail. Sangat sukakan hujan. Banyak peristiwa penting berlaku saat hujan membasahi bumi. Salah satunya pertemuan dengan Esok.
Novel Hujan novel masa hadapan. Manusia menghadapi ancaman. Krisis perubahan cuaca global. Kuasa, tamak dan mementingkan diri menjadikan manusia pemusnah kepada ekosistem dunia.
"Let us not take this planet for granted." Ucap Leonardo DiCaprio.
Malah Tere Liye menangkat tema 'climate change' dalam Hujan.
Tere Liye menyampaikan mesej penting dalam novel ini. Disulami kisah persahabatan dan cinta.
Cinta itu bisa jadi romantis cukup bila kau tahu kau dicintai dan mencintai.
Dua petikan yang paling saya suka dalam novel ini:
"Bukan melupakan yang jadi masalah. Tapi menerima. Barangsiapa yang bisa menerima, maka dia akan bisa melupakan. Tapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan."
dan;
"Kerana kenangan sama seperti hujan. Ketika dia datang, kita tidak akan bisa menghentikannya. Bagaimana kita akan menghentikan tetes air yang turun dari langit? Hanya bisa ditunggu hingga selesai dengan sendirinya."
Setakat ini saya sudah tamat baca tiga novel Tere Liye:
Bulan
Hujan

Ada lagi 5 judul menanti untuk dihadam.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan